Kiloe SC - Hai eSCe holic, apa kabar kalian
dihari yang sangat membahagiakan ini? Di hari pertama School Contest
berlangsung. Semoga sobat semua dalam keadaan sehat dan selalu bersemangat
dalam menjalankan aktivitas.
Pernahkah
diantara kalian bertanya, mengapa harus dikeluarkan uang baru? Sedangkan uang
lamapun tidak kalah menarik? Setelah melakukan penelusuran
pada berbagai sumber, setidaknya saya menemukan 4 alasan mengapa Bank Indonesia
mengeluarkan uang baru. Berikut alasan-alasannya:
1. Menunjukkan Keberagaman
dan Merepresentasikan NKRI
“Kalau melihat yang sudah
ditetapkan Pak Presiden, itu merepresentasikan NKRI, jadi di sana ada pahlawan
dari Sumatra, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Papua, NTT dan lainnya. Itu esensinya,”
kata Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Suhaedi.
2. Perwujudan Kedaulatan RI
Uang baru tersebut
merupakan perwujudan kedaulatan Republik Indonesia karena mencantumkan frasa
Negara Kedaulatan Republik Indonesia (NKRI).
“Yang memiliki makna
filosofis rupiah simbol kedaulatan RI,” kata Agus Martowardojo.
3. Memperkenalkan Pahlawan
Negara
Berikut nama-nama
pahlawan nasional yang ada pada masing-masing desain uang baru:
1. Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta – Rp 100.000
(seratus ribu rupiah) – Proklamator Indonesia.
2. Ir. H. Djuanda Kartawidjaja – Rp 50.000 (lima puluh ribu rupiah) – Pengukuh
kedaulatan Indonesia.
3. Dr. G.S.S.J. Ratulangi – Rp 20.000 (dua puluh ribu rupiah) – Gubernur
pertama Sulawesi.
4. Frans Kaisiepo – Rp 10.000 (sepuluh ribu rupiah) – Pahlawan kemerdekaan
Indonesia.
5. Dr. K.H. Idham Chalid – Rp 5.000 (lima ribu rupiah) – Guru besar Nahdatul
Ulama.
6. Mohammad Hoesni Thamrin – Rp 2.000 (dua ribu rupiah) – Perintis revolusi
kemerdekaan Indonesia.
7. Tjut Meutia – Rp1.000,00 (seribu rupiah) – Pejuang kemerdekaan Indonesia
dari era kolonial Belanda.
8. Mr. I Gusti Ketut Pudja – Rp 1.000 (seribu rupiah) – Tokoh penentu NKRI.
9. Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang Rp 500 (lima ratus rupiah)
– Pelindung kemerdekaan Indonesia.
10. Dr. Tjiptomangunkusumo – Rp 200 (dua ratus rupiah) – Pendiri Tiga
Serangkai.
11. Prof. Dr. Ir. Herman Johanes – Rp 100 (seratus rupiah) – Pelindung
paripurna Indonesia.
4. Mengatasi Maraknya
Peredaran Uang Palsu
Agus Martowardojo mengatakan bahwa uang rupiah baru yang dikeluarkan
memiliki paling tidak 9-12 tipe pengaman. Beberapa diantaranya ada dari
sisi color shifting, jika dilihat dari sudut pandang
tertentu akan muncul perubahan warna. Dari sisi rainbow
feature, jika dilihat dari sudut pandang tertentu akan muncul
bayangan nominal uang. Fitur UV yang dapat menimbulkan bayangan saat dilihat di
bawah sinar matahari dan fitur blind code yang
membuat uang baru lebih ramah ‘rabaan’ bagi penderita tuna netra.


Tidak ada komentar :