Kiloe SC - Hai eSCe holic, apa kabar kalian
dihari yang sangat membahagiakan ini? Di hari kedua School Contest berlangsung.
Semoga sobat semua dalam keadaan sehat dan selalu bersemangat dalam menjalankan
aktivitas.
Sanggramawijaya Tunggadewi atau lebih
dikenal dengan sebutan Dewi Kilisuci merupakan putri dari Raja Airlangga dari
perkawinannya dengan Sri (putri Dharmawangsa Teguh) yang sekaligus menjadi pewaris tahta Kahuripan, sejak kerajaan masih
berpusat di Watan Mas sampai pindah ke Kahuripan. Putri mahkota yang bergelar
lengkap Rakryan Mahamantri i Hino
Sanggramawijaya Dharmaprasada Uttunggadewi. Pada Prasasti Pucangan (1041)
nama jabatan Rakryan mahamantri sudah berganti Sri Samarawijaya. Putri ini
lebih menyukai keheningan dari pada hiruk pikuk keduniawian sehingga akhirnya
sanggramawijaya memutuskan mengundurkan diri dari putri mahkota menjadi seorang
pertapa dan bergelar Dewi Kili Suci.
Tempat yang berhasil menarik hati dewi
kilisuci untuk bertapa adalah Goa Selomangkleng. Goa ini bertempat dikaki
Gunung Pucangan (Gunung Klothok). Lokasinya hanya berjarak beberapa meter dari
Bukit Maskumambang. Tempat ini dipercayai menjadi tempat pertapaan dewi kilisuci
untuk lebih mendekatkan diri pada sang pencipta.
Dewi kilisuci dalam cerita panji dikisahkan
sebagai sosok agung yang sangat dihormati. Ia sering membantu kesulitan
pasangan Panji Inu Kertapati dan Galuh Candrakirana, keponakannya.
Dewi kilisuci juga dikaitkan dengan legenda
terbentuknya gunung kelud. Dikisahkan semasa muda ia dilamar seorang pemuda
berkepala kerbau yang bernama Mahessura. Kilisuci bersedia menerima lamaran
tersebut asalkan Mahessura dapat membuatkannya sumur raksasa. Dengan kesaktian
Mahessura persyaratan tersebut dapat dilakukan, naman mahessura jatuh kedalam
sumur buatannya sendiri karena jebakan kilisuci. Lalu atas perntah kilisuci,
prajurit kerajaan Kadiri menimbun sumur itu dengan batu – batuan. Timbunan batu
yang menggunung akhirnya membentuk gunung yang disebut gunung kelud.
Dewi kilisuci juga terdapat pada Babad
Tanah Jawa sebagai putri sulung Resi Gentayu raja Koripan. Kerajaan yang
kemudian dibelah menjadi dua, menjadi Jenggala dan Kadiri, yang masing – masing
diperintah oleh adik kilisuci yaitu Lembu Amiluhur (Mapanji Garasakan) dan
Lembu Peteng (Sri Samarawijaya).


Tidak ada komentar :