Kiloe SC - Hai eSCe holic, apa kabar kalian
dihari yang sangat membahagiakan ini? Di hari kedua School Contest berlangsung.
Semoga sobat semua dalam keadaan sehat dan selalu bersemangat dalam menjalankan
aktivitas.
Tarian kethek ogleng adalah sebuah tari
yang gerakannya menirukan tingkah laku kethek (kera). Tari kethek ogleng
dipentaskan oleh 3 penari wanita dan 1 penari laki – laki (sebagai manusia
kera). Tari diawali dengan ketiga penari wanita masuk panggung terlebih dulu,
kemudian dua penari berlaku sebagai dayang – dayang dan seorang penari
memerankan sebagai Putri Dewi Sekartaji, sedangkan seorang penari laki – laki
berperan sebagai Panji Asmorobangun.
Tarian ini mengisahkan tentang keinginan
dari Raden Panji dan Dewi Sekartaji untuk hidup bersama, namun itu terkendala
oleh ayahanda dari Dewi Sekartaji yang menginginkan anaknya menikah dengan laki
– laki pilihannya. Mendengar hal tersebut diam – diam Dewi Sekartaji
meninggalkan kerajaan.
Mendengar berita perginya Dewi Sekartaji,
Raden Panjipun segera mencarinya. Di tengah perjalanan ia singgah di rumah
salah seorang pendeta. Oleh pendeta itu Raden Panji menyamar menjadi seekor
kera putih sedangkan sebelumnya Dewi Sekartaji telah menyamar menjadi Endang
Rara Tompe.
Lalu pada suatu tempat mereka bertemu dan
menetap di sana. Merekapun akrab berdua tanpa tahu bahwa mereka adalah sepasang
kekasih. Lalu pada akhirnya setelah mereka akrab mereka pun saling mengetahui
siapa diri masing – masing. Setelah itu mereka pun berubah kembali menjadi
wujud sebenarnya dan pulang ke Jenggala untuk melangsungkan pernikahan.
Pada gerakan tari, saat mereka berdua telah
akrab digambarakan dengan gerakan berguling – guling serta pada saat bersatunya
kembali mereka berdua digambarkan dengan naiknya pemeran Dewi Sekartaji ke atas
Kethek (kera).
Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga
bermanfaat.


Tidak ada komentar :